Niat dan Cara Mengerjakan Shalat Hari Raya Idul Fitri

Tuesday, June 17th 2014. | Shalat Idul Fitri, Shalat Sunnah
advertisements

Niat dan Cara Mengerjakan Shalat Hari Raya Idul Fitri – Assalamualaikum Wr Wb, berjumpa lagi dengan kami tuntunanshalat.com pada kesempatan ini kami akan membahas tuntunan shalat tentang Niat dan Cara Mengerjakan Shalat Idul Fitri. Seperti yang kita ketahui bersama shalat hari raya ada dua, yakni hari raya Fitrah tanggal 1 Syawal dan pada hari raya Adha tanggal 10 Dzulhijah

Waktu shalat ‘Id di mulai dari terbit matahari sampai tergelincirnya. Kedua shalat hari raya tersebut hukumnya sunnat muakkad bagi laki-laki dan perempuan, mukmin atau musafir. Boleh dikerjakan sendirian dan sebaiknya di lakukan berjamaah.

Shalat Hari Raya Idul Fitri

advertisements

Cara mengerjakan Shalat Hari Raya Idul Fitri:

1. Pada pagi hari tanggal 1 Syawal, sesudah kita menunaikan shalat subuh dan sesudah kita mandi sunah Hari Raya, lalu berangkat lah menuju masjid atau tanah lapang dengan memperbanyak mengucapkan takbir.

2. Setelah tiba di masjid, maka sebelum duduk shalat tahiyatul-masjid dua raka’at. Kalau di tanah lapangan tidak ada tahyatul masjid, hanya duduklah dengan ikut mengulang ulang bacaan takbr,sampai mulai shalat ‘Id

3. Lafazh niatnya sebagai berikut:

“Ushallii sunnatal-‘iidiil-fitri rak’ataini lillahi ta’alaa”

Jika shalat ‘Idul Adha:

“Ushalii sunnatal-‘iidiil-Adha rak’ataini lillahi ta’alaa

4. Pada raka’at pertama: sesudah niat mula mula membaca takbiratul ihram kemudian membaca doa iftitah. Selanjutnya takbir 7 kali da setiap habis takbir disunahkan membaca:

“Subhaanallah wal-hamdu liillaah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar”

Setelah takbir 7 kali dan membaca tasbih tersebut. Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan disambung dengan membaca surat yang disukai, dan lebih utama membaca surat Qaf atau surat Al-A’la (Sabbihisma Rabbikal-a’laa)

5. Pada raka’at ke dua,sesudah berdiri untuk raka’at kedua membaca seperti tersebut pada raka’at pertama, Kemudian membaca surat Al-Fatiah dan diteruskan dengan bacaan surat yang kita kehendaki, tetapi lebih utama membaca surat Al-Ghasyiah. Bacaan itu dengan suara nyaring . Imam menyaringkan yakni mengeraskan suaranya pada waktu membaca surat Al-Fatihah dan surat surat lainnya, sedangkan makmum tidak nyaring.

6. Shalat ini dikerjakan dua raka’at dan di lakukan sebagaimana shalat shalat yang lain.

7. Khutbah dilakukan sesudah shalat ‘Id dua kali, yaitu pada khutbah pertama membaca takbir 9 kali dan pada khutbah kedua membaca takbir 7 kali dan pembacaannya harus berturut-turut.

8. Hendaknya dalam khutbah ‘Idul Fitri berisi penerangan tentang zakat fitrah pada hari raya Haji berisi penerangan tentang ibadah Haji dan hukum kurban.

Demikianlah Niat dan Cara Mengerjakan Shalat Id yang bisa kami berikan kepada anda semua, mudah mudahan artikel ini bisa bermanfaat dan berguna bagi anda semua.

advertisements

tags: , , , ,